we love simplicity

we love simplicity

Rabu, 12 Agustus 2015

12 Agustus 2015



1. Rupiah anjlok. Di kantor tempat saya bekerja, ini isu besar sekali. Ya, ada beberapa pembayaran dengan USD dan melonjaknya kurs hari ini benar-benar pukulan. Di kantor kurs sekitar Rp 13.840. Sementara dari hasil browsing online, kurs mencapai 13.890 juga. Ada sedikit pembicaraan mengenai alasan kenapa kurs bisa naik hampir Rp 200 dalam satu hari saja, dan salah satu alasannya adalah kebijakan pemerintah Tiongkok untuk mendevaluasi nilai mata uangnya. Ada komentar senior yang bilang politiknya Tiongkok ini memang ngeri. Sebelum The Fed sempat merealisasikan rencana untuk menaikkan tingkat suku bunga, negeri Tiongkok sudah membombardir dengan devaluasinya. Isu-isu pemerintah Tiongkok menghabiskan sekitar Rp 300 triliun untuk proses devaluasi ini. (Koreksi kalo salah ya. :))  
  http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/08/12/065946526/China.Devaluasi.Yuan.Bursa.Saham.AS.Kebakaran. 

2. Reshuffle kabinet. Ada enam menteri dan pejabat setingkat menteri yang diganti dalam kabinet kerja. Terkait dengan berita mengenai anjloknya Rupiah, ada politisi yang berharap program reshuffle ini berdampak positif pada nilai tukar Rupiah.


3. Pembacok calon bupati sudah ditemukan. Kalau baca berita begini langsung merasa ajaib. Pelaku dan otak pembunuhan seakan percaya mereka adalah Tuhan, bisa menentukan harga nyawa orang lain.

4. Kim Jong Un kembali eksekusi pejabatnya. Ini adalah kedua kalinya bagi Kim Jong Un untuk mengeksekusi pejabatnya. Kali pertama adalah pejabat yang tidur sewaktu acara militer. Masih ingat dengan meme yang membandingkannya dengan anggota dewan yang kebanyakan molor sewaktu rapat?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar